Breaking News

Teriakan "Aku Temanmu" Jadi Petunjuk, Polisi Ungkap Pembunuhan Thomas Agung.

Lampung Timur  Sinar Lampung News.Com – Gerak cepat Tim Resmob Satreskrim Polres Lampung Timur patut diacungi jempol. Kurang dari 24 jam setelah penemuan jasad seorang pria dengan luka mengerikan di Desa Karya Tani, Kecamatan Labuhan Maringgai, polisi berhasil meringkus terduga pelaku pembunuhan. 

Pelaku yang diketahui berinisial FK diamankan pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di wilayah Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur. Namun penangkapan tidak berlangsung mulus. Saat hendak diamankan, FK diduga melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak bagian kaki pelaku.

Kapolres Lampung Timur melalui Kasat Reskrim AKP Stefanus Boyoh mengungkapkan bahwa motif sementara pembunuhan diduga dilatarbelakangi dendam pribadi terhadap korban. 

“Untuk motif sementara berdasarkan pengakuan pelaku adalah karena dendam pribadi. Namun penyidik masih terus mendalami untuk memastikan latar belakang sebenarnya,” ujar AKP Stefanus Boyoh dalam keterangan Resmi nya

Kasus ini bermula pada Senin dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Warga Desa Karya Tani mendadak dihebohkan dengan penemuan jasad seorang pria di dekat saluran irigasi desa Karya Tani. 

Korban diketahui bernama Thomas Agung Adi Wijaya. Saat ditemukan, kondisinya sangat mengenaskan. Tubuh korban bersimbah darah dengan luka serius akibat senjata tajam, terutama pada bagian leher. Penemuan mayat tersebut langsung memicu kepanikan warga. 

Lokasi yang biasanya sepi mendadak dipenuhi masyarakat yang penasaran sekaligus terkejut dengan peristiwa berdarah tersebut. Mendapat laporan, Tim Resmob Satreskrim Polres Lampung Timur segera bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), 

mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan sejumlah saksi. Salah satu fakta yang menarik perhatian penyidik berasal dari kesaksian warga sekitar lokasi kejadian. (Redaksi)
© Copyright 2022 - sinarlampungnews.com